SIAPA DI BALIK GN?


Dewan Pembina GN: DÉDÉ OETOMO

Siapa yang tak kenal dengan tokoh yang satu ini? Pria kelahiran Pasuruan 6 Desember ini bisa dikatakan sebagai 'Bapak Gay Indonesia', karena beliaulah orang pertama di Indonesia yang berani secara terbuka di depan umum mengakui orientasi seksualnya sebagai gay. Keinginannya agar kaum gay bisa diterima tanpa ada perbedaan di dalam masyarakat, membuat Mas Dede mendirikan GN. Melaui GN inilah, apa yang menjadi cita-cita dan keinginan Mas Dede untuk memajukan kamu gay di Indonesia berusaha direalisasikan. Meski sekarang ini Mas Dede semakin banyak kesibukan, namun GN tetap tidak ditinggalkannya, selalu ada waktu untuk GN. Penerima penghargaan internasional Felipa De Souza Award 1998 di New York ini, juga memberi kesempatan bagi gay-gay generasi baru untuk mengekspresikan potensi dirinya. Itu sebabnya penganut vegetarian ini sekarang memilih menjadi Dewan Pembina saja di GN dan menyerahkan posisi ketua GN kepada aktivis-aktivis yang lain. Di berbagai kesempatan, penulis buku 'Memberi Suara Pada Yang Bisu' ini, masih laris juga sebagai narasumber untuk kegitan-kegiatan seminar di bidang gender, kesehatan seksual, sosial maupun politik. Bukan cuma di Indonesia saja, namun juga di mancanegara.


Dewan Pembina GN: JULIA SURYAKUSUMA

Sosiolog dan penulis buku Sex, Power, and Nation (2004)

 

 

 


Tom Boellstorff Dewan Pembina GN: TOM BOELLSTORFF

 

Associate Professor of Anthropology (PhD: Stanford, 2000)
office: Social Science Plaza B, 5289
phone: (949) 824-9944
email: tboellst at uci dot edu

Tom Boellstorff's curriculum vitae


Ketua GN: IBHOED

Bagi para pembaca GN pasti sudah tidak asing lagi dengan nama yang satu ini, karena tulisannya selalu muncul di setiap edisi GN. Pria lajang kelahiran Surabaya 4 Oktober inilah yang saat ini dipercaya untuk menggantikan Mas Dede Oetomo sebagai ketua GN. 10 tahun aktif di GN tidak menjadikannya jenuh, namun malahan semakin aktif saja utnuk memajukan kaum gay malalui berbagai kegiatan yang positip. Pria yang murah senyum ini, juga mulai laris diminta sebagai narasumber mewakili GN, bergantian denang para aktivis GN lainnya, terutama bila Mas Dede Oetomo lagi berhalangan atau sedang di luar negeri.

 


Bendahara GN: R.P. RUDY REJEKI

Pria berkulit putih ini juga merupakan pendiri GN, dan saat ini posisinya di GN sebagai Bendahara Tidak banyak yang berubah dari pria ini, selalu tampil ceria di setiap kesempatan dengan joke-joke maupun gossip-gossip setiap gerak-geriknya. Belum lagi kebiasaannya yang selalu berbedak di setiap kesempatan dan waktu, semakin menambah seru saja penampilannya. Hobbynya memasak masih tetap dilakukannya disela-sela waktu senggangnya. Dia juga kolektor dan pedagang barang antik serius di Galeri Bidadari.

 


Sekretaris GN: MARIA MUSTIKA


SUHARTONO

Pria kelahiran Jombang 3 April ini meski memiliki tubuh yang super macho, namun pria berbulu lebat ini memiliki hobby yang super lembut yaitu memasak. Apa saja jenis masakan yang dibuat pasti membuat yang memakannya akan ketagihan dan mau nambah lagi, maklum luar biasa lezatnya. Di GN sendiri, Mas yang berstatus duda ini juga menjadi komando untuk kegiatan edutaiment GN yang sukses bikin pementasan Operet Peduli AIDS di Studio East Diskotik Surabaya.


SIGIT

Bagai pengguna layanan telepon Hotline GN, pasti sudah tidak asing lagi mendengar suara pria yang lahir di Manado 15 juli ini. Meski terbilang baru sebagai aktivis GN, pria berpenampilan kalem ini sebenarnya orang lama di dunia gay. Selain menangani konseling di Hotline GN, pria berambut keriting ini juga menjabat sebagai Kepala Divisi Penyadaran Publik dan Advokasi GN. Perubahan pada buku GN yang dimulai pada tahun 2003 juga merupakan hasil kerja kerasnya, hasil dari magang di Galang Press Jogja beberapa waktu yang lalu. Di luar urusan GN, alumnus UNS Solo ini lebih suka menikmati privasi bersama pasangan tetapnya.